PROGRAM PEDULI DESA: Workshop Bedah RKPDesa dan APBDesa 2016



FITRA NTB melakukan workshop Bedah RKPDesa dan APBDesa Tahun 2016 di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Juni hingga September 2016 di Kabupaten Lombok Timur. Beberapa desa percontohan dari kegiatan ini yakni Desa Mekarsari Kec. Suela, Desa Wanasaba Kec. Wanasaba, dan Desa Lenek Lauq Kec. Aikmel.

Di Desa Mekar Sari kelompok warga yang didampingi adalah warga pendatang pinggiran hutan yang belum memperoleh layanan publik akibat stigma sebagai warga pendatang. Sementara di dua desa lainnya yakni, Wanasaba dan Lenek Lauq, FITRA NTB mendampingi kelompok warga peduli anak buruh migran.

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan pemerintah desa, BPD, perwakilan masyrakat penggarap lahan hutan, kelompok perempuan, kelompok pemerhati anak buruh migran, dan kader desa.
Menurut Suhardi, selaku Koordinator Pendamping Program Peduli Desa, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader desa dalam melaukan analisis anggaran dan juga untuk mengidentifikasi permasalahan dalam perencanaan dan penganggaran desa. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi arah kebijakan dan priritas serta alokasi anggaran pembangunan desa.

Dari hasil diskusi tersebut, ditemukan tata kelola pemerintahan desa masih belum berjalan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UU Desa. Transparansi di desa masih tergolong rendah, ini diakibatkan oleh buruknya pengelolaan informasi yang dilakukan oleh pemerintah desa.

“Dari tiga desa yang melakukan kegiatan ini, semuanya belum memiliki papan informasi. Partisipasi di desa juga masih kurang baik, pemerintah desa masih memandang sebelah mata kaum perempuan dalam pengambilan keputusan. Kelompok perempuan masih jarang dilibatkan dalam pertemuan-pertemuan di desa,” lanjut Suhardi.

Secara umum temuan peserta workshop dalam melakukan analisis RKPDesa diantaranya adanya prioritas masalah yang tidak termuat dalam RKPDesa, dan adanya kegiatan yang tidak mendukung penyelesaian masalah.

“Dari dokumen RKPDesa, kami masih menemukan sejumlah masalah yang penyelesainnya tidak tepat solusi. Seperti kita sakit kepala tapi diberikan obat sakit perut, ini kan tidak sinkron,” kata Suhardi.

Sementara itu, temuan dari bedah APBDesa, rata-rata pendapatan desa menurun drastis, hal ini disebabkan karena desa sudah tidak diperbolehkan lagi melakukan pungutan.

Temuan lainnya juga terkait persoalan pengalokasian dana desa yang timpang. Diketahui APBDesa sebagian besar diperuntukkan untuk pembangunan fisik. Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat hanya dianggarkan di bawah tiga persen dari total belanja desa.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan di desa dan memberi dampak yang baik bagi warga. (Ard)

2 komentar:

  1. Assalamualaikum
    senang sekali saya bisa menulis kisah nyata kami
    dan berbagi kepada teman-teman disini.

    Meski hidup dalam keprihatinan, karena hanya mengandalkan penghasilan dari jual gorengan, namun rumah tangga kami terbilang harmonis. Jika berselisih paham, kami selalu menempuh jalan musyawarah. Hal itu wajib kami terapkan untuk menutupi aib dan segala bentuk kekurangan yang ada dalam rumah tangga kami agar tidak terdengar oleh orang luar. Karena begitulah pesan dari para orang tua kami.

    Hari demi hari aku habiskan hanya untuk bekerja dan bekerja. Hal itu aku lakukan, selain sadar akan tanggung jawabku sebagai orang tua , juga ingin menggapai harapan dan cita cita. Yah, mungkin dengan begitu ekonomi keluargaku dapat berubah dan aku bisa menyisihkan sedikit uang penghasilanku itu untuk masa depan anak-anakku dikemudian hari. Namun semua itu menjadi sirna.

    Selanjutnya kami pun melangkah untuk mencobanya minta bantuan melalui dana gaib tanpa tumbal,alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan.

    Jalan ini akan mengubah kemiskinan menjadi limpahan kekayaan secara halal dan tidak merugikan orang lain.

    Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami,
    saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami.
    Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan silahkan hubungi
    Ki Witjaksono di:0852-2223-1459
    Supaya lebih jelas kunjungi blog
    ~~KLIK DISINI~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. KAMI SEKELUARGA TAK LUPA MENGUCAPKAN PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH S,W,T
      DAN TERIMAH KASIH BANYAK AKI ATAS BANTUAN NOMOR TOGEL NYA,YANG AKI BERIKAN.4D,(8788) ALHAMDULILLAH TERNYATA ITU BENAR2 TEMBUS AKI,DAN ALHAMDULILLAH SEKARANG SAYA BISA MELUNASI SEMUA HUTANG2 SAYA YANG ADA SAMA TETANGGA.DAN JUGA BANK BRI DAN BUKAN HANYA ITU AKI.INSYA ALLAH SAYA AKAN COBA UNTUK MEMBUKA USAHA SENDIRI DEMI MENGCUKUPI KEBUTUHAN KELUARGA SAYA SEHARI-HARI ITU SEMUA BERKAT BANTUAN AKI..SEKALI LAGI MAKASIH BANYAK YA AKI, BAGI SAUDARA YANG SUKA MAIN TOGEL YANG INGIN MERUBAH NASIB SEPERTI SAYA SILAHKAN HBG AKI SOLEH,DI NO CLL -_082_313_336_747_INSYA ALLAH ANDA BISA SEPERTI SAYA MENANG TOGEL 275,JUTA,DI JAMI N 100% JEBOL SAYA SUDAH BUKTIKAN SENDIRI,
      APABILAH ADA WSKTU
      sILAHKAN HBG: AKI SOLEH DI NO: _082_313_336_747_
        ---KLIK DISINI---
      Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA)
      No WA Aki : 082313336747
        (((ATAU KLIK SITUS KAMI)))
      Ada Juga Jenis Pesugihan Dana Ghaib, Pesugihan Uang Balik, Pesugihan Sewa Tuyul Dari Mesir&Nomor Togel, Dll,
      *Angka Ghaib; Singapura
      *Angka Ghaib; Hongkong
      *Angka Ghaib; Toto malaysia
      *Angka Ghaib; Keputusan Magnum
      *Angka Ghaib; Toto Kuda
      *Angka Ghaib; Kambodia
      *Angka Ghaib; Sydney
      *Angka Ghaib; Laos

      Hapus

BARIS VIDEO